Polda Metro Jaya menyiagakan 585 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Negara di Jakarta, Senin (15/6). Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh agenda diplomatik berlangsung aman sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ratusan personel telah ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk sepanjang rute perjalanan dan lokasi kegiatan yang akan dikunjungi rombongan kenegaraan.
“Sebanyak 585 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres jajaran dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kunjungan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan setiap agenda dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Budi dalam keterangannya.
Operasi pengamanan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan 490 personel dari Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Samapta, dan Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya. Jumlah tersebut diperkuat oleh 95 personel dari Polres di wilayah terkait.
Sebagai bagian dari pengamanan, kepolisian juga menerapkan pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol yang menjadi jalur perjalanan rombongan tamu negara.
Beberapa ruas yang mendapat perhatian khusus antara lain Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.
Meski demikian, Budi menegaskan tidak akan ada penutupan jalan secara permanen selama kunjungan berlangsung. Rekayasa lalu lintas hanya dilakukan secara terbatas dan situasional ketika rombongan melintas.
“Penutupan jalan hanya dilakukan sementara pada saat iring-iringan tamu kenegaraan melintas. Setelah itu, arus lalu lintas akan segera dibuka kembali seperti biasa,” katanya.
Polda Metro Jaya juga memastikan pengamanan dilakukan secara profesional melalui koordinasi bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan TNI.
Kepolisian sekaligus meminta maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi selama kunjungan berlangsung. Warga diimbau mengatur waktu perjalanan lebih awal, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan jalur alternatif apabila diperlukan.
Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia membawa agenda penguatan kerja sama bilateral antara kedua negara. Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, sebelumnya menyatakan bahwa Jerman berkomitmen menjadi mitra jangka panjang Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global dan memperkuat hubungan strategis di masa depan. (Ant/E-3)